”Tanggul Kali Gamping perlu segera dibangun!”
Cawas (Espos) – Pemerintah Desa (Pemdes) Karangasem Kecamatan Cawas meminta Pemkab Klaten segera memperbaiki tanggul Kali Gamping yang jebol setahun silam. Jika tidak segera diperbaiki, sekitar 100 hektare (ha) areal persawahan yang ada di lingkungan itu terancam banjir karena diterjang luapan air sungai setempat.
Kepala Desa (Kades) Karangasem, Cawas, Sugiyanto ketika ditemui Espos di kompleks Pemkab Klaten, akhir pekan lalu menuturkan, tanggul yang jebol tersebut mencapai panjang sekitar 40 meter dengan tinggi kurang lebih 3,5 meter. Jebolnya tanggul itu telah terjadi sejak setahun silam.
“Hingga saat ini memang belum terjadi banjir yang parah. Tetapi apabila air sungai tidak bisa dibendung karena hujan deras terus menerus, sawah di sekitarnya bisa banjir,” tutur dia.
Tanggul tersebut jelas dia, merupakan tanggul yang masih bersifat alami bukan permanen. Beruntung, sambungnya, tanggul tersebut tidak berdekatan dengan permukiman penduduk.
“Namun, apabila banjir, air sungai bisa menggenangi jalanan setempat. Padahal jalanan itu menjadi penghubung ke daerah Namingan, Gunungkidul, Yogyakarta. Jika itu terjadi, praktis jalur Klaten-Gunungkidul terputus,” ucapnya.
Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas) Klaten Eko Medisukasto mengatakan, pihaknya meminta agar desa segera melaporkan kondisi tersebut ke Pemkab. Bagaimanapun juga, lanjut dia, kondisi jebolnya tanggul berpotensi menimbulkan bencana seperti banjir.
“Laporkan saja segera kepada kami. Minimal akan kami bantu dropping karung goni untuk membantu menambal sementara,” janjinya. – Oleh : haa
Sumber: SOLOPOS/020209




