3 Siswa SMP Karangdowo Klaten Tenggelam di Pantai Kuta
Denpasar – Pantai Kuta kembali menelan korban. Sebanyak tiga orang siswa SMPN 1 Karangdowo, Klaten, Jawa Tengah tenggelam, Senin (29/6/2010). Tiga siswa naas tersebut adalah Bagus (15), Dang (15), dan Angga (15).
Demikian disampaikan Kepala Pos Polisi Air Kuta Aiptu Anak Agung Putu Wismara Putra di Pantai Kuta, Jl Pantai Kuta, Selasa (29/6/2010). “Ketiganya masih dalam proses pencarian,” kata Wismara.
Mereka tenggelam saat tengah asik berenang di pantai depan Hotel Haris, pukul 18.00 Wita, Senin (28/6/2010). Saat berenang, arus pantai di lokasi itu sangat berbahaya.
Saat ini, masih dilakukan proses pencarian oleh petugas gabungan yang terdiri dari Polisi Air, Satgas Pantai Kuta dan Bala Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kuta dengan menggunakan perahu karet.
Petugas melakukan pencarian dengan menyisir pantai Kuta hingga ke kawasan Seminyak. “Cuaca sangat mendukung dalam pencarian. Mudah-mudahan ketiga korban bisa segera ditemukan,” kata Wismara. Detiknews
Klaten(Espos)–Sedikitnya empat siswa SMPN 1 Karangdowo, Klaten tenggelam di Pantai Kuta, Bali pada Senin (28/6). Satu siswa dinyatakan selamat, sementara tiga siswa hingga kini belum ditemukan keberadaanya.
Kepala SMPN 1 Karangdowo, Sunarto kepada wartawan, Selasa (29/6), mengatakan ketiga siswa yang belum ditemukan itu adalah Angga Widiyatma, 14, kelas VIII C asal Desa Ringinputih, Bagus Dwi Prasetyo, 14, kelas VIII D asal Desa Ngolodono, Ganang Dwi Anggono, 15, kelas VIII C asal Bogor Cawas. “Satu siswa yang selamat yakni Imam Dwi Purnomo, 14, kelas VIII A asal Desa Demangan mendapatkan perawatan di salah satu rumah sakit di Bali,” ujar Sunarto di kantornya.
Sunarto menjelaskan, kabar hilangnya tiga siswa di Pantai Kuta didapat melalui telepon dari salah seorang guru pemandu piknik pada pukul 16.30 WIB. Diceritakan Sunarto, sebanyak 137 siswa kelas VIII SMPN 1 Karangdowo mengikuti kegiatan rekreasi untuk mengisi liburan menjelang tahun ajaran baru 2010/2011. Mereka berangkat dari sekolah pada Minggu (27/6). Dia menambahkan, hingga kini pihaknya masih berkoordinasi dengan Tim SAR setempat untuk terus mencari keberadaan tiga siswa tersebut. SOLOPOS




