9 Parpol rintis koalisi anti-Sunarna
Klaten (Espos) Partai Golkar Klaten menggalang dukungan sejumlah Parpol untuk menghadapi Pilkada yang pemungutan suaranya dihelat 20 September mendatang. Partai berlambang pohon beringin itu, Rabu (9/6), menglaim telah menjalin kesepahaman dengan delapan Parpol untuk menggulingkan Sunarna.
Hal itu terungkap dalam jumlah pers yang digelar Partai Golkar bersama pengurus partai politik (Parpol) yang duduk di lembaga legislatif setempat, kemarin, di Klaten. Acara tersebut dihadiri jajaran pengurus DPD Partai Golkar, pengurus PPP, Partai Hanura dan Partai Gerindra.
Ketua DPD Partai Golkar Klaten, Anang Widayaka, mengungkapkan, setelah dilakukan dua kali pertemuan pimpinan sembilan Parpol parlemen, ditemui kata sepakat bahwa mereka sama-sama menginginkan perubahan demi kemajuan Kabupaten Klaten. Kesembilan Parpol itu adalah Golkar, PAN, Partai Hanura, PKB, PPP, Partai Gerindra, PMB, Partai Demokrat dan PKS.
“Ini semacam rintisan koalisi. Di antara beragam pandangan yang disampaikan pimpinan Parpol, tercetus kesepahaman perlu adanya perubahan yang dimulai dari proses kepemimpinan.” Ekstremnya, kata dia, perubahan itu berarti mengambil alih kekuasaan secara konstitusional atau tidak hanya merubah tapi mengganti pimpinan yang berkuasa.
Ketua DPC Partai Hanura Klaten, Sriyanta mengatakan, pihaknya menyepakati perubahan. Sriyanta juga mendaftar dalam penjaringan kepala daerah melalui Partai Golkar. Sementara itu, Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Klaten, Agus Purnomo dan Sekretaris DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Klaten, Suwanto, mengatakan, masih banyak potensi Klaten yang belum tergali. Akibatnya, upaya mendongkrak PAD pun menjadi kurang optimal.
Baik Sriyanta, Agus maupun Suwanto mengaku meskipun sepaham dengan Partai Golkar soal perubahan, namun mereka masih akan menunggu calon yang diusung Partai Golkar untuk memastikan koalisi.
Sunarna saat dimintai pendapat terkait koalisi Parpol antidirinya, enggan berkomentar banyak. “Kalau tentang itu, lebih tepat ditanyakan kepada Ketua DPC PDIP Klaten. Saya mengurusi pemerintahan saja dan tidak mau ikut campur soal politik,” kata dia yang juga menjabat Bupati Klaten. – Oleh : Rohmah Ermawati
Disalin dari: SOLOPOS, Edisi : Kamis, 10 Juni 2010 , Hal.VI





yoo konoolah, saya tak melihat aja, sing apik ki kepiye aku kock malah raaa doooong
berita ini sebelum ada “deal-deal”an….setelah harga pas…ya….selanjutnya terserah anda….sing nompo ketuane….