BLT terserap 100%
Klaten (Espos) - Hingga batas akhir pengambilan bantuan langsung tunai (BLT), 31 Desember 2008, sebanyak 61 rumah tangga sasaran (RTS) belum mengambil bantuan Rp 100.000 per bulan tersebut di Kantor Pos.
Untuk mengantisipasi permasalahan tersebut, pihak Kantor Pos berkoordinasi dengan pemerintah desa (Pemdes) terkait untuk melakukan proses antar BLT ke RTS yang belum mengambil bantuan itu. Menurut Bendahara Kantor Pos Klaten, Sukirman, langkah itu dilakukan agar bantuan bagi warga miskin itu tidak ada yang hangus.
”Dana BLT di Klaten terserap 100%. Dan sebanyak 61 RTS dalam proses antar. Jadi, setelah kami menghubungi Pemdes terkait mereka langsung mengantarkan BLT ke warga yang belum sempat mengambilnya,” jelas Sukirman kepada Espos, Minggu (4/1).
Lebih lanjut dia mengungkapkan ke 61 RTS tersebut tersebar di beberapa desa di Kecamatan Klaten Utara, Klaten Tengah, dan Klaten Selatan.
Dalam pendataan, identitas mereka tertera dengan jelas, sehingga mempermudah proses mengantarkan BLT. Andaipun kartu persyaratan pengambilan BLT mereka hilang, warga tetap bisa mengambil bantuan tersebut dengan mengikutsertakan surat keterangan dari Pemdes setempat. ”Ada beberapa RTS yang mengambil BLT hingga batas akhir pengambilan (31 Desember 2008-red). Jadi perpanjangan waktu yang kami ajukan ke pemerintah mampu mereka manfaatkan dengan baik,” jelas Sukirman.
Lambatnya RTS dalam melakukan pengambilan BLT, lanjut dia, sebagian dari mereka mengaku kartu pengambilan bantuan tersebut hilang. Sehingga mereka membutuhkan waktu dalam pembuatan surat keterangan. – Oleh : m74
Sumber: SOLOPOS/050109




