Klaten (Espos) – Memasuki hari kedua penyelenggaraan Ujian Nasional (UN), sebanyak 45 siswa tak mengikuti ujian. Para siswa tak mengikuti ujian hari kedua dengan alasan sakit.
Sekretaris Panitia UN Klaten, Liestyawati kepada wartawan, Selasa (21/4) mengatakan, siswa yang tidak mengikuti UN pada hari kedua mencapai 45 siswa. Pada hari pertama jumlah siswa yang tak ikut UN mencapai 51 orang.
“Alasan tidak mengikuti ujian karena sakit,” kata dia di kantornya.
Mereka yang tak mengikuti UN pada hari kedua terdiri dari 15 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), 1 siswa Madrasah Aliyah (MA), dan 19 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Berdasarkan pantauan penyelenggaraan UN masih cukup lancar. Mata pelajaran yang diujikan kemarin adalah Bahasa Inggris.
Panitia juga tetap melarang para siswa untuk membawa berbagai perlengkapan di luar alat tulis saat mengerjakan UN.
Ketua Panitia UN, Yusuf Budi Purwaka menegaskan, pihaknya juga melarang para siswa sekolah membawa handphone (HP) saat ujian digelar.
“Para pengawas akan memantau penggunaan HP. Kalau ditemukan ada yang membawa HP, maka, HP akan disita,” katanya.
Dia meminta agar para siswa tetap percaya diri dalam mengerjakan soal UN. Bagaimanapun, Dinas Pendidikan (Disdik) telah meminta para siswa untuk melakukan persiapan yang matang.
Oleh: Heriyono Adi Anggoro
Disalin dari: SOLOPOS, 21-April-2009

blajar yg tekun yah.. ntar klo dah lulus ‘n mau cepet kerja, jgn lupa mampir ke bursa kerja.
tenang aja bozz. ni bukan calo.. aseli info gratis… kagak pake mbayar.. bebas kurupsi dah…!! wookey…!!
http://bursakerja.globaltradingindo.com/