This option will reset the home page of KLATEN ONLINE restoring closed widgets and categories.

Reset KLATEN ONLINE homepage

Incumbent tak kunjung pastikan kendaraan politik Hari ini, Golkar undang Sunarna

sunarna-bupati-klatenKlaten (Espos) Partai Golkar Klaten takkan terpengaruh dengan sikap politik Sunarna terkait keikutsertaannya dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2010. Kalaupun dia akhirnya menyatakan hengkang dari Partai Golkar, maka partai berlambang pohon beringin itu mengaku sudah siap.

Ketua DPD Partai Golkar Klaten, Anang Widayaka, Selasa (16/3), di Klaten, mengungkapkan, apapun pilihan Bupati Klaten itu untuk maju sebagai calon incumbent dalam Pilkada mendatang, pihaknya siap menerima. “Sesuai agenda, pada Rabu (17/3), kami mengundang Pak Narno (Sunarna) untuk hadir dan meminta klarifikasi beliau akan maju melalui partai Golkar atau tidak dalam Pilkada,” tuturnya.

Seperti diberitakan SOLOPOS (4/3), Sunarna tak kunjung memberikan kepastian bakal maju dengan kendaraan partai politik (Parpol) apa dalam Pilkada Klaten 2010. Padahal, dua Parpol besar, yakni Partai Golkar dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sama-sama telah menyatakan siap mengusungnya untuk kembali menjabat Bupati periode 2010-2015.

Menurut Anang Widayaka, jawaban Sunarna mendesak diperlukan lantaran penjaringan peserta Pilkada Partai Golkar yang dijadwalkan digeber mulai Sabtu (20/3). Jika Sunarna yang kini berstatus Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar Klaten bersedia dicalonkan Partai Golkar, maka sesuai komitmen, kader lain takkan mendaftar Bupati dalam ajang Pilkada.

Sebaliknya, apabila Sunarna akhirnya menyatakan maju tanpa Partai Golkar, maka kesempatan terbuka seluas-luasnya bagi seluruh kader. Dipaparkan Anang, penjaringan Balon Bupati maupun Wabup yang ingin maju melalui Partai Golkar dibuka 20-26 Maret 2010 dengan persyaratan yang disesuaikan dengan Undang-Undang (UU).

Anang menjelaskan, meskipun Musda memutuskan partainya akan mengusung Sunarna, penjaringan tetap dilakukan sesuai Juklak No 02/2009 tentang Perubahan Tata Cara Rekrutmen Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Partai Golkar. Namun demikian, ada komitmen kader internal lain takkan nyalon menyaingi Sunarna.

Dia mengatakan, keputusan Sunarna menjadi batu pijakan bagi Partai Golkar dalam melangkah. Apalagi, akhir-akhir ini sejumlah pihak di luar partai semakin agresif mendekati Partai Golkar dalam rangka pencalonan Pilkada. “Namun kami tak gegabah dan tetap berkomitmen mengamankan kesepakatan dalam Musda,” jelasnya.

Sementara, Bupati Klaten dalam kesempatan berjumpa wartawan pekan lalu, mengatakan, pihaknya belum memutuskan terkait pencalonannya dalma Pilkada. Menurutnya, Pilkada masih cukup lama sehingga ia memilih berkonsentrasi melaksanakan tugas memimpin Klaten. “Nanti kalau sudah pasti, pasti akan saya beritahukan,” ujarnya. – Oleh : rei

Disalin dari: SOLOPOS, Edisi : Rabu, 17 Maret 2010 , Hal.VI


.

Leave a Reply