Juli ini, peserta Jamkesda divalidasi ulang
Klaten (Espos) Peserta Jaminan Kesehatan Derah (Jamkesda) Kabupaten Klaten Tahun 2010 akan divalidasi ulang pada Juli ini. Validasi dilaksanakan sebulan penuh untuk memilah data peserta Jamkesda yang sudah pindah tempat tinggal, meninggal dunia atau naik status dari warga kurang mampu menjadi lebih berkecukupan.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten, dr Ronny Roekminto, Kamis (1/7), mengatakan, validasi ulang peserta Jamkesda dilaksanakan oleh tim desa setempat. “Jika ada peserta yang meninggal dunia, pindah atau yang semula miskin menjadi berkecukupan dicoret dan digantikan dengan warga kurang mampu yang belum tercover Jamkesmas maupun Jamkesda,” kata dia di Klaten.
Menurutnya, kepercayaan sepenuhnya diserahkan kepada tim desa untuk menvalidasi, karena mereka dinilai lebih tahu kondisi masyarakat masing-masing. Namun demikian, Dinas akan tetap memantau supaya tak terjadi kecurangan dalam pengusulan pengganti peserta Jamkesda yang dicoret. Ronny mengatakan, pengganti peserta Jamkesda diambilkan dari desa setempat.
Namun, jelasnya, tidak ada penambahan peserta Jamkesda karena sudah ada kuota untuk setiap desa. Pun di tingkat kabupaten, jumlah peserta tetap 40.000 orang. Ronny mengatakan, validasi juga dibarengi evaluasi menyeluruh untuk mengetahui kelemahan atau kekurangan dalam pelayanan Jamkesda yang tahun ini hanya diplot mendapat anggaran senilai Rp 3,5 miliar.
Sementara, Manajer PT Askes Kabupaten Klaten Cabang Boyolali, Surmiyati mengatakan, PT Askes selaku penyedia layanan Jamkesda Klaten belum mendapat kepastian kapan pelaksanaan validasi ulang peserta Jamkesda. – Oleh : rei
Disalin dari: SOLOPOS, Edisi : Jum’at, 02 Juli 2010 , Hal.VI




