Kenaikan harga elpiji 12 kg, Pemkab khawatir tabung elpiji 3 kg langka di pasaran
Klaten (Espos) - Pemkab Klaten khawatir tabung 3 kg bakal langka di pasaran, menyusul naiknya harga elpiji tabung berat 12 kg. Kondisi tersebut bisa terjadi bila masyarakat kemudian beralih memburu elpiji 3 kg ketimbang 12 kg.
Kabag Perekonomian Setda Pemkab Klaten Sri Sumanto kepada wartawan, Kamis (15/10), mengatakan, harga elpiji tabung 3 kg dipastikan lebih murah daripada elpiji tabung 12 kg. “Kalau dihitung lebih murah yang 3 kg. Bisa saja yang biasa pakai 12 kg, akan beralih ke 3 kg,” ujarnya di kompleks Pemkab setempat.
Harga elpiji 3 kg, per tabungnya saat ini berada di kisaran Rp 13.000 hingga Rp 15.000. Sementara elpiji 12 kg berada di kisaran Rp 80.000 per tabungnya. Dengan perbandingan tersebut, masyarakat bisa saja kemudian beralih memburu elpiji 3 kg. Saat ini, kebutuhan elpiji 3 kg tercukupi oleh sembilan agen gas elpiji yang ada di Klaten. Selain murah, elpiji tabung 3 kg terbilang lebih simpel digunakan ketimbang tabung yang lebih besar. Dia berharap ada prosedur khusus untuk pembelian elpiji 3 kg itu.
“Karena ini gas yang masih mendapat subsidi pemerintah untuk warga yang tidak mampu. Saat ini, semua kalangan masih bisa membelinya,” tandasnya.
Bila kondisi tersebut tidak diatur, masyarakat tak mampu berpotensi tak kebagian tabung elpiji 3 kg. Bila nantinya kondisi itu terjadi, besar kemungkinan Pemkab terkena imbasnya karena bakal mendapatkan protes dari masyarakat tak mampu.
Untuk langkah antisipasi, Pemkab, jelas Sri, dalam waktu dekat, bakal berkoordinasi dengan sembilan agen yang ada di Klaten. Koordinasi dilakukan untuk mencari cara bagaimana agar elpiji berat 3 kg tidak hilang dari pasaran. Selain itu, koordinasi juga dilakukan agar pasokan elpiji berat 12 kg tercukupi dan tidak mengalami lonjakan harga yang tidak wajar.
Salah seorang warga Klaten Selatan, Arif, mengaku telah beralih dari elpiji 12 kg menjadi 3 kg. Untuk mencukupi kebutuhan hidupnya, dia membeli dua tabung elpiji 3 kg. Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) telah menaikkan harga gas elpiji 12 kg rata-rata Rp 100/kg. Total kenaikan mencapai Rp 1.200 per tabung 12 kg. – Oleh : haa
Disalin dari: SOLOPOS, Edisi : Jum’at, 16 Oktober 2009 , Hal.VII




