This option will reset the home page of KLATEN ONLINE restoring closed widgets and categories.

Reset KLATEN ONLINE homepage

Pekerja bangunan temukan batu candi di kantor kecamatan

candi-prambananPrambanan (Espos) – Sekitar 40 balok batu candi ditemukan di halaman sebelah timur dapur Kantor Kecamatan Prambanan Kabupaten Klaten, Rabu (13/5).

Batu itu ditemukan oleh tiga pekerja, Supriyanto Terkam, 47, Bambang, 35, dan Sihono, 25, yang sedang membuat lubang untuk tempat pembuangan kerakal bekas bangunan dan reruntuhan gempa.

Supriyanto saat ditemui wartawan, Jumat (15/5), mengatakan ada empat lubang yang sudah digali dengan ukuran panjang, lebar dan tinggi masing-masing tiga meter. Namun, kata Supriyanto dari keempat lubang itu tidak ditemukan batu candi. “Lubang-lubang yang dibuat itu untuk membuang bekas bangunan dan reruntuhan gempa,” jelas Supriyanto.

Saat menggali lubang yang kelima, kata Bambang, dia dan kedua temannya menempukan tumpukan batu-batu candi, beberapa buah di antaranya dilengkapi relief. Temuan itu selanjutnya dilaporkan kepada Kasi Trantib Kecamatan Prambanan, Widodo SSos.

Selanjutnya, Camat Prambanan, Bambang Sujarwa SE MM mengaku telah melaporkan temuan itu kepada Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Jateng di Jl Prambanan-Manisrenggo. “Kami sudah lapor ke BP3 dan dari BP3 sudah ada yang mengecek langsung ke lokasi, Kamis kemarin,” terang Bambang.

Ditegaskan Bambang Sujarwa, batu-batu itu memiliki nilai sejarah dan merupakan aset negara. Pemerintah kecamatan setempat, menurut dia telah diminta untuk mengamankan batu-batu itu terlebih dahulu. Penggalian lubang, untuk sementara dihentikan dulu dan batu-batu yang ada di dalam lubang itu dinaikkan oleh para pekerja bangunan.

Ditemui secara terpisah, Kepala Pokja Perlindungan BP3 Jateng, Drs Tri Wisma Budi mengakui sudah menerima laporan penemuan balok batu yang strukturnya merupakan batu candi di sekitar Kantor Kecamatan Prambanan. Tri mengatakan sudah ada koordinasi dengan jajaran Kecamatan Prambanan terkait penemuan batu candi.

Dijelaskan Tri, laporan itu sudah ditindaklanjuti dan batu-batu candi akan diambil atau diamankan. Dia sendiri belum dapat memastikan waktu pengambilan batu candi tersebut. “Pengertian diamankan di sini bisa dititipkan ke kecamatan dulu atau nanti diambil untuk diletakkan di area candi yang terdekat,” kata Tri. – Oleh : nad

Disalin dari: SOLOPOS, Edisi : Sabtu, 16 Mei 2009 , Hal.VII

.

Leave a Reply