Pemkab janjikan insentif kepada TBPP
Klaten (Espos) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten berjanji memberikan insentif bagi Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (TBPP). Janji itu dikemukakan Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Klaten, Ir Sri Mulyaningsih saat ditemui wartawan sebelum penyerahan kontrak tenaga harian lepas (THL) TB PP di aula kantornya, Jumat (26/3).
Menurut Sri, rencana pemberian insentif itu sudah digodok Pemkab Klaten pada akhir Januari lalu. “Insentif itu diberikan sebagai ganti masa kontrak mereka yang sudah habis. Karena mereka hanya dikontrak selama 10 bulan. Jadi, insentif itu kami berikan untuk dua bulan untuk THL TBPP angkatan kedua dan ketiga. Sementara untuk angkatan THL TBPP angkatan pertama akan mendapatkan insentif selama empat bulan,” papar Sri.
Sri menjelaskan, khusus THL TB PP angkatan pertama mendapat insentif selama empat bulan karena belum menerima kontrak baru sejak November 2009 lalu. Adapun besaran insentif itu senilai Rp 500.000 per bulan. Jumlah THL TB PP angkatan pertama mencapai 33 orang. Sementara jumlah THL TB PP angkatan kedua dan ketiga berjumlah 102 orang.
“Kami belum tahu kapan kontrak baru mereka (THL TB PP angkatan pertama-red) akan turun. Saat ini baru kontrak THL TB PP angkatan kedua dan ketiga yang turun,” kata Sri.
Dikatakan Sri, sebelum masa kontrak habis, masing-masing THL TB PP mendapatkan honor senilai Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta dari APBN. Akan tetapi, sejak masa kontrak habis, mereka tidak menerima honor sama sekali. Padahal, sebagian THL TB PP memilih tetap menjalankan aktivitasnya.
“Mau tetap beraktivitas atau vakum itu sebenarnya hak mereka. Tetapi kebanyakan memang tetap beraktivitas karena sudah terbiasa menjalani profesi sebagai penyuluh,” tutur Sri. – Oleh : mkd
Disalin dari: SOLOPOS, Edisi : Senin, 29 Maret 2010 , Hal.VII




