Klaten (Espos) Penanaman palawija di areal pertanian Kecamatan Juwiring secara serentak diagendakan mulai Mei mendatang. Tak kurang dari 280 ha lahan milik petani di wilayah setempat siap ditanami jagung maupun kedelai dengan bantuan benih dari pemerintah. Pola tanam padi-padi-palawija juga segera diikuti para petani Wonosari dan Delanggu.
Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura pada Dinas Pertanian (Dispertan) Klaten, Wahyu Prasetyo, Rabu (21/4), mengatakan, penerapan pola tanam padi-padi-palawija merupakan upaya pamungkas memutus rantai perkembangbiakan wereng cokelat. Pasalnya, upaya pengendalian dengan pestisida yang gencar dilakukan selama ini ternyata tak mampu menghentikan keganasan wereng.
“Di daerah lain yang sudah menerapkan pola tanam dengan diselingi palawija, pengendalian hama relatif lebih mudah,” jelasnya di Klaten.
Dia menambahkan, lahan pertanian di Kecamatan Juwiring yang akan ditanami jagung pada musim tanam ini adalah 125 ha, sedangkan kedelai 155 ha. Karena itu, bantuan benih yang akan digulirkan kepada petani sebanyak 1.875 kg benih jagung dan 6.200 kg benih kedelai. – Oleh : q rei
Disalin dari: SOLOPOS, Edisi : Kamis, 22 April 2010 , Hal.VII

Kami menjual berbagai Benih Padi dan Palawija seperti kedelai, kedele, jagung, kacang tanah, kacang hijau, ubi kayu, ubi jalar mulai dari kelas BD / FS, BP / SS, dan BR / ES…
atau benih afkir untuk konsumsi..
Hub : 0341 7752214