Petani jagung Wedi lakukan panen raya
Wedi (Espos) Petani jagung Kecamatan Wedi menikmati panen raya setelah hampir empat bulan merawat tanaman mereka.
Darmo Marno, salah seorang petani jagung dari Desa Sukorejo RT 2/RW IX Kecamatan Wedi mengatakan, panen jagung kali ini lebih melimpah dibandingkan dengan panen jagung sebelumnya.
Menurutnya, pihaknya tidak memanen sendiri hasil tanamannya tersebut, melainkan menjualnya langsung melalui pengepul. Menurut dia, dengan menjual langsung kepada pengepul, justru lebih banyak keuntungan yang diperoleh dibandingkan dengan memanen sendiri.
Dia mengaku mendapatkan keuntungan senilai Rp 2 juta setelah menjual hasil cocok tanam jagung kepada pengepul pada musim ini. “Kalau memanen sendiri harus mengeluarkan uang untuk menyewa tenaga kerja, belum lagi harus menyewa mobil angkutan untuk membawanya ke rumah. Dengan menjual langsung ke pengepul, saya bisa langsung mendapatkan keuntungannya senilai Rp 2 juta,” tutur Darmo di sela-sela kesibukannya, Rabu (4/11).
Dikatakannya, seorang petani jagung harus mengetahui cara menanam jagung yang benar untuk mendapatkan hasil panen yang baik. Menurutnya, cara menanam jagung yang benar harus mempertimbangkan jarak tanam antarjagung maupun jarak antarbaris tanaman jagung.
Hal senada juga dikemukakan petani jagung lainnya, Mardi. Menurutnya, untuk menghasilkan kualitas panen yang baik, seorang petani harus mempelajari cara menanam jagung yang benar. “Kalau kualitas benihnya bagus tetapi cara menanamnya tidak benar ya percuma, hasil panennya tidak akan maksimal,” tuturnya. – Oleh : m82
Disalin dari: SOLOPOS, Edisi : Kamis, 05 November 2009 , Hal.VII







