Program ASI dan menyusui dini, Pemkab Klaten terima penghargaan Unicef
Klaten (Espos) Pemkab Klaten menerima penghargaan dari Unicef lantaran dinilai berhasil melaksanakan program ASI eksklusif dan Inisiasi Menyusui Dini (IMD), Kamis (12/11).
Penghargaan diserahkan Kepala Perwakilan Unicef Jawa Tengah, I Made Sutama kepada Bupati Klaten H Sunarna SE MHum saat upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-45 di halaman Pemkab setempat, Kamis (12/11). Sementara itu sebanyak tiga Puskesmas di Klaten juga menerima akreditasi untuk layanan publiknya. Ketiga Puskesmas itu adalah Puskesmas Klaten Selatan, Puskesmas Karangdowo, dan Puskesmas Wonosari.
Dalam kesempatan itu, Sunarna membacakan sambutan tertulis dari Menkes RI dr Endang Rahayu Sedyaningsih MPh. Dikatakannya, sebagian besar penyakit menular di Klaten dapat dicegah dengan perbaikan dan peningkatan kualitas lingkungan.
Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten, dr Ronny Roekminto mengatakan, untuk mendukung program ASI, pihaknya telah melakukan sosialisasi via Puskesmas setempat untuk memantau pemberian ASI kepada bayi berusia kurang dari enam bulan. Menurutnya, hingga kini baru terdapat 48% bayi berumur di bawah enam bulan yang belum menerima ASI eksklusif.
“Susu formula masih mendominasi pemberian asupan nutrisi pada bayi usia dini. Maka dari itu, sosialisasi gencar pemberian ASI eksklusif perlu dilakukan,” kata Ronny.
Pemkab Klaten telah mendukung program ASI eksklusif dengan menetap kan Perda No 7/2008 tentang Inisiasi Menyusui Dini dan ASI Eksklusif. – Oleh : haa
Disalin dari: SOLOPOS, Edisi : Jum’at, 13 November 2009 , Hal.VII




