Rekaman Skandal Suap Bupati Klaten Beredar
KLATEN – Dua rekaman suara berjudul skandal Bupati Klaten menerima upeti Rp 250 juta sepekan ini beredar di internet. Rekaman berdurasi sekitar 9 menit itu dapat diunduh dengan mudah di situs Youtube.Com sehingga menggegerkan warga. Apalagi dalam judulnya ditampilkan tulisan yang membuat penasaran dengan tulisan ’’Skandal Bupati Klaten Telanjang’’.
’’Awalnya saya kira berisi gambar skandal mesum karena judulnya begitu. Ternyata hanya rekaman suara yang tidak jelas,’’ ujar Agus salah seorang warga, Senin (5/1).
Dia mengatakan rekaman itu sudah sejak awal bulan Januari membuat penasaran warga terutama pengguna internet. Sebab, situs penyedianya selama ini dikenal memuat rekaman gambar dari berbagai belahan dunia mengenai berbagai hal tanpa sensor yang ketat. Dalam rekaman itu menurutnya ada seri 1 dan seri 2 dan dikirim tanggal 31 Desember 2008. Selain tulisan judul juga disebut pada situs itu nama bupati diganti Bupati Bagong. Dalam rekaman itu, kata dia, berisi suara terputus-putus antara dua orang pria. Saat ini rekaman itu sudah beredar di ponsel warga karena ditransfer.
Suara Merdeka yang mencermati rekaman itu kesulitan memastikan asli atau tidaknya rekaman dan arah pembicaraan. Namun meski tidak jelas apa yang dibicarakan, dalam dialog itu salah seorang yang suaranya mirip suara Bupati Klaten Sunarna SE menyebut angka Rp 250. Setelah disebut angka itu lawan bicaranya meminta agar ’’proyek’’ segera beroperasi. Setelah itu pembicaraan tidak jelas dan hanya dialog biasa soal wayangan dan kegiatan lain. Entah proyek apa yang dimaksud, tetapi menurut informasi yang berkembang hal itu berkait proyek normalisasi alur Kaliworo, Kecamatan Manisrenggo yang dibatalkan tahun 2008 lalu. Proyek Pemkab Klaten yang digarap Bina Lingkungan Hidup Indonesia (BLHI) dan menggandeng CV Rajawali itu dihentikan karena diprotes warga dan penambang.
Pimpinan CV Rajawali selaku pelaksana proyek, Fauzan mengatakan belum mengetahui adanya rekaman itu. Dia mengaku akan membuka dulu dan mendengar langsung. ’’Saya malah belum tahu ada rekaman itu,’’ ujar dia. Saat ditanya apakah berkait dengan proyek lama itu dia enggan berkomentar.
Bupati Klaten , Sunarna SE dengan tenang menanggapi rekaman yang beredar di dunia maya itu. Dia mengaku kaget dan tidak memahami maksud rekaman itu diedarkan. ’’Saya belum membukanya. Nanti saya buka,’’ ujar dia.
Dia mengatakan, jika rekaman itu berkait kasus program normalisasi alur Kaliworo maka persoalannya sudah selesai. Program itu dihentikan pemkab karena merusak lingkungan dan menimbulkan gejolak warga. Kompensasi yang kala itu disebut Rp 3 miliar bagi PAD dan dijanjikan pelaksana juga belum diterima pemkab. Alasannya, proyek baru berjalan sebentar ternyata didemo warga dan dihentikan pemkab sampai sekarang. (H34-50)
Sumber: SUARA MERDEKA/060109





bupati klaten ini dia mengatakan sebagai orang kaya tapi kok masih serakah dengan uang saja, sotk pakai uang, soal pasir pakai uang [sersor teks] nggak usah jadi bupati
Biasalah untuk ngembalikan modalnya waktu nyalon Bupati dulu (khan dulu bagi-bagi uang tiap-tiap RT dapat). Sekarang juga lagi mau bikin POM bensin di dekat Sub Terminal Cawas.
we we we apaan itu
hmmm…