Rekonstruksi SDN 1 Kadilanggon
Rekonstruksi SDN 1 Kadilanggon
Ceremonial serah terima bantuan – Ketua Nurani Dunia, Imam B. Prasodjo (kiri), perwakilan Bank BTN, R Henriono K “Kepala Bank BTN cab. Jogja” (kanan), saat serah terima bantuan dan kunjungan ke SD N 1 Kadilanggon. Sabtu, 05 Juli 2008.
Wedi (5/7) Imam B Prasodjo (Ketua LSM Nurani Dunia) menggandeng Bank BTN yang diwakili oleh R Henriono K (Kepala Bank BTN cabang Yogyakarta) untuk turut serta dalam rekonstruksi SD N 1 Kadilanggon yang roboh akibat gempa bumi yang berkekuatan 5,9 SR pada 27 Mei 2006.
Setalah bekerjasama dengan Blue Scope, Pertama Mandiri dan Pemerintah Daerah Kabupaten Klaten, LSM Nurani Dunia selaku konseptor kembali menggandeng Bank BTN untuk turut serta dalam pembangunan gedung SD N 1 Kadilanggon. Selain mempunyai enam ruangan kelas dan dua gedung administrasi, pada bangunan utama akan ditambahkan beberapa fasilitas yaitu; Lab. Komputer, Aula, serta Ruang Pertemuan, yang nantinya akan digunakan sebagai tempat kegiatan masyarakat.
“Kami mengharapkan supaya gedung ini dapat dimanfaatkan sebagai tempat berkumpul masyarakat dalam rangka bersilaturahmi, bekerjasama dan mengembangkan pengetahuan serta pendidikan. Yang kita lakukan ini tidak hanya membangun gedung sekolah, tetapi juga membangun modal sosial dengan menumbuhkan keperdulian masyarakat.” Ujar Imam B Prasodjo, Ketua LSM Nurani Dunia.
Peran serta masyarakat Desa Kadilanggon sudah mulai aktif untuk mendukung pembangunan ini. Hal ini dibuktikan dengan gotong royong warga setiap hari rabu dan minggu. Warga sekitar yang umumnya bermata pencaharian sebagai petani, rela menyisihkan waktu demi kemajuan pendidikan anak cucu mereka.
R Henriono K, Kepala Bank BTN cab. Jogja selaku perwakilan donator mengatakan “Kami sepaham dengan visi dari Nurani Dunia, yaitu turut mencerdaskan bangsa. Kami siap untuk turut seta mendukung pembangunan SD Kadilanggon ini demi kemajuan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.” Mengenai bentuk dan besarnya bantuan akan dibicarakan lebih lanjut antara pihak Bank BTN selaku donator dengan Nurani Dunia selaku Konseptor.
Proses belajar siswa selama ini masih bertempat dibangunan sekolah sementara yang hanya terbuat dari bambu dengan fasilitas seadanya. Tetapi hal ini tidak mengurangi capaian prestasi mereka, terbukti 100% siswa kelas 6 lulus dalam UAN kemarin dan menempati peringkat ke-9 dari 38 SD yang ada di wilayah Kecamatan Wedi. Menyambut tahun ajaran baru 2008/2009 pihak Nurani Dunia menargetkan gedung utama akan selesai.
Pembangunan gedung akan memakan waktu yang lama dikarenakan keterbatasan sumber daya manusia dan besarnya dana yang harus dicari untuk membiayai pembangunan gedung tersebut. Pihak Nurani Dunia sendiri masih tetap mengupayakan untuk menggandeng lebih banyak lagi donator, sehingga target untuk membangun gedung sekolah yang mempunyai fasilitas yang cukup lengkap, guna mendukung proses pendidikan dan pemberdayaan masyarakat dapat tercapai. Tetapi impian tersebut tidak akan terwujud tanpa adanya koordinasi antara Pemerintah Daerah, Nurani Dunia, dan masyarakat yang berperan aktif dalam pembangunan sarana pendidikan untuk generasi bangsa yang akan datang. (Tpx)
Diposting oleh: Harnono Taufik




