Tinggi, minat pemuda menjadi petani hortikultura
Tulung (Espos) - Minat pemuda Kabupaten Klaten menjadi petani hortikultura dinilai semakin tinggi. Penilaian itu dikemukakan Ketua Paguyuban Petani Hortikultura (PPH) Tani Mukti Klaten, Samiyono SPd dan Pengurus PPH Tani Mukti Klaten Seksi Pemasaran, Jiyono di Desa Bono Kecamatan Tulung, Klaten, beberapa waktu lalu.
”Minat pemuda untuk menjadi petani holtikulura semakin tinggi. Saat ini di PPH Tani Mukti dari tiga ratus sampai empat ratus anggotanya, sekitar delapan puluh persen adalah anak-anak muda. Mereka ada yang menanam cabai, melon, semangka dan lain-lain,” kata Samiyono.
Menurut Samiyono, nilai ekonomi pertanian hortikultura cukup tinggi. Jiyono sendiri menuturkan untuk hasil yang diperoleh dari pertanian hortikultura bisa mencapai 100% dari modal awal. Dia tak memungkiri jika risiko di pertanian hortikultura juga tinggi.
Baik Samiyono maupun Jiyono menyatakan jika sungguh-sungguh ditekuni, menjadi petani holtikulura cukup menjanjikan. - Oleh : nad
Disalin dari: SOLOPOS, Edisi : Sabtu, 13 Juni 2009 , Hal.VII








Menjadikan pertanian hortikultura sebagai minat para pemuda merupakan hal yang sangat bagus, khususnya di daerah Klaten ini. Hal itu dikarenakan di daerah klaten masih jarang yang bertani hortikultur, disamping itu dengan dipelopori pemuda, insya allah usaha tersebut akan berkembang dan akhirnya akan menghasilkan profit yang sangat memuaskan.