This option will reset the home page of KLATEN ONLINE restoring closed widgets and categories.

Reset KLATEN ONLINE homepage

Tunjangan studi lanjut salah sasaran 820 Rekening GTT diblokir BPD

uang-pendidikanKlaten (Espos) Sebanyak 820 nomor rekening guru tidak tetap (GTT) di Klaten diblokir lantaran kemasukan tunjangan studi lanjut yang semestinya diberikan kepada para guru PNS yang sedang melanjutkan studinya ke jenjang strata 2 (S2).

Pemblokiran rekening itu dilakukan oleh Bank Pembangunan Daerah (BPD) Klaten sesuai instruksi Dinas Pendidikan Provinsi Jateng, Rabu (7/7). Pemblokiran rekening itu membuat kalangan GTT kecewa. Yati, 43, salah satu GTT mengaku kecewa dengan pemblokiran rekening miliknya tersebut.

Menurutnya, dirinya sudah menerima transfer dana senilai Rp 2 juta pada Rabu (23/6) lalu. Kala itu, dirinya sudah mendapatkan pemberitahuan dari Disdik Klaten bahwa dana tersebut merupakan tunjangan fungsional. Akan tetapi, pada Rabu kemarin, Disdik memberitahukan bahwa terjadi kesalahan pengiriman tunjangan tersebut.

”Disdik memberitahukan bahwa itu bukan tunjangan fungsional melainkan tunjangan studi lanjut yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, rekening kami diblokir dari pihak bank,” ujar Wati saat ditemui wartawan di sela-sela kesibukannya, Kamis (8/7).

Pemblokiran rekening GTT itu dibenarkan oleh Kepala Bidang Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) Disdik Klaten, Muzayin. Menurutnya, kekeliruan pengiriman tunjangan itu disebabkan kurangnya ketelitian dari Disdik Jateng dalam menransfer dana.

“Mestinya tunjangan fungsional itu lebih besar yakni Rp 2,4 juta. Tetapi mereka (GTT-red) tunjangan studi lanjut yang besarnya senilai Rp 2 juta,” papar Muzayin.

Muzazin menambahkan, setelah nomor rekening GTT itu diblokir, semua uang yang sudah ditranfer itu akan ditarik kembali. Sementara bagi GTT yang telanjur menggunakan uang itu diminta mengembalikan 100% kepada Disdik Klaten. – Oleh : Moh Khodiq Duhri

Disalin dari: SOLOPOS, Edisi : Jum’at, 09 Juli 2010 , Hal.VI


.

Leave a Reply