This option will reset the home page of KLATEN ONLINE restoring closed widgets and categories.

Reset KLATEN ONLINE homepage

Wereng serang Ngandong, petani rugi puluhan juta

hama-werengKlaten (Espos) – Serangan hama wereng di Desa Ngandong, Gantiwarno menyebabkan petani di desa tersebut mengalami kerugian hingga Rp 75 juta. Hama wereng menyerang sekitar 25 hektare lahan pertanian di desa tersebut.

Kepala Desa Ngandong, Joko Daryono mengatakan, akibat serangan serangan hama wereng petani harus mengganti tanaman padi baru. Padahal, imbuh dia, petani baru saja memasuki musim tanam (MT) II.

“Hamanya menyerang saat tanaman masih berusia 21 hari hingga 1 bulan. Adanya serangan hama itu menjadikan petani harus mengeluarkan biaya lebih karena harus mengganti tanaman baru,” ungkap dia kepada Espos di Ngandong, Sabtu (21/3).

Dari 25 hektare lahan pertanian yang terserang wereng, sebanyak 15 hektare mengalami serangan yang parah sehingga semua tanaman harus diganti dengan tanaman baru.
Sedangkan 10 hektare lainnya mengalami serangan hama ringan sehingga masih bisa diselamatkan.

Joko mengungkapkan, setiap hektarenya petani harus mengeluarkan biaya tambahan hingga Rp 5 juta. Sebab, petani telah mengeluarkan biaya untuk membeli bibit padi, pupuk hingga biaya operasional pengelolaan sawah.

“Yang serangannya parah semuanya harus dimulai dari awal lagi, padahal biaya yang keluar juga sudah banyak. Kalau yang masih bisa diselamatkan mengeluarkan biaya tambahan untuk obat. Sebelumnya juga sudah ada bantuan obat dari Pemkab,” terang Joko.

Di sisi lain, Joko menjelaskan, selain mengantisipasi adanya serangan hama, petani juga mulai mengantisipasi kemungkinan terjadinya kekeringan.

Sebab, lanjut dia, sudah tiga pekan terakhir tidak hujan, padahal sawah di desa tersebut merupakan sawah tadah hujan.

Selain itu, saluran irigasi yang ada di desa juga masih saluran irigasi sederhana karena belum memiliki saluran sekunder dan tersier. Menurut dia, paling tidak 50 hektare sawah di desa tersebut rawan kekeringan.

Oleh: Danang Nur Ihsan
Disalin dari: SOLOPOS, 21-Maret-2009

.

Leave a Reply