Wilayah suspect chikungunya meluas

chikungunyaPrambanan (Espos) Wilayah sebaran warga yang dinyatakan suspect chikungunnya di Klaten meluas. Setelah enam warga di Desa Grojokan Kecamatan Manisrenggo, kini 14 warga Desa Kebondalem Lor Kecamatan Prambanan mengalami gejala yang sama.

Kepala Puskesmas Kebondalem Lor, Saeful Akhyat saat dihubungi Espos, Jumat (15/1), mengatakan, sebanyak 14 warga Dukuh Kembangan desa setempat dinyatakan sebagai suspect chikungunya. Menurutnya, mereka mengalami gejala panas dan nyeri di persendian menyerupai gejala penyakit chikungunya. “Dari 14 warga itu, ada satu keluarga yang semua anggotanya mengalamai gejala yang sama,” papar Saeful.
Saeful menjelaskan, secara geografis, letak Desa Kembangan dengan Desa Grojokan berdekatan. Dia menduga, wabah chikungunya dari Desa Grojokan itu telah menyebar ke Desa Kembangan. “Kemungkinan wabah itu berasal dari Dukuh Grojokan karena jaraknya berdekatan. Penularan chikungunya memang terbilang cepat di sekitar kawasan yang pernah diserang. Malam digigit, pada pagi harinya sudah mendapatkan gejala yang sama,” papar dia.
Lebih lanjut, Saeful menilai, angka tersebut masih terbilang kecil. Sebab, biasanya menurut dia, serangan ini bisa menyebar hingga kepada ratusan orang. Saeful mengatakan, chikungunya bisa menyerang siapa saja tanpa mengenal umur. – Oleh : m82

Disalin dari: SOLOPOS, Edisi : Sabtu, 16 Januari 2010 , Hal.VII


Share This Post

Recent Articles

One Response to “Wilayah suspect chikungunya meluas”

  1. Cara Mengusir Nyamuk Alami
    Gunakan kelambu nyamuk sebelum tidur.
    Efektif Mencegah DBD, Malaria & Chikungunya
    Kunjungi Toko Kelambu Nyamuk

Leave a Reply